Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengira bahwa mendapatkan pahala besar membutuhkan amalan yang berat dan waktu yang panjang. Padahal, ada banyak amalan ringan dengan pahala besar yang bisa dilakukan melalui kebiasaan sederhana.
Mulai dari berdzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, hingga berbuat baik kepada sesama, semuanya dapat menjadi bagian dari ibadah jika dilakukan dengan ikhlas. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten pun dapat menjadi jalan untuk memperbanyak amal kebaikan.
Sebagai bagian dari upaya mengajak lebih banyak muslim membiasakan diri belajar dan mengamalkan ajaran Islam, SyariHub juga hadir untuk menemani proses belajar Al-Qur’an dan ilmu agama. Namun sebelum itu, apa saja amalan ringan yang bisa kita mulai dari sekarang? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Sobat SyariHub!
5 Amalan Ringan dengan Pahala Besar
Berikut beberapa amalan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa amalan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Berdzikir Mengingat Allah SWT
Dzikir merupakan amalan ringan yang bisa dilakukan kapan saja, tetapi memiliki keutamaan besar. Allah SWT berfirman:
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْ
fadzkurûnî adzkurkum wasykurû lî wa lâ takfurûn
Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
(QS. Al-Baqarah: Ayat 152)
Contohnya, kita bisa membiasakan membaca tasbih, tahmid, takbir, atau istighfar setelah shalat maupun saat sedang memiliki waktu luang.
2. Membaca Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang dapat dilakukan meskipun hanya beberapa ayat. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.”
(HR. Tirmidzi)
Tidak harus langsung membaca satu juz. Misalnya, membaca satu halaman setelah shalat atau menyempatkan beberapa ayat sebelum tidur bisa menjadi kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
3. Bersedekah Meskipun Sedikit
Sedekah tidak harus selalu berupa uang dalam jumlah besar. Rasulullah SAW bersabda:
“Jagalah diri kalian dari neraka walaupun hanya dengan (bersedekah) separuh kurma.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Contohnya, menyisihkan uang ketika memiliki rezeki lebih, memberikan makanan kepada orang lain, atau membantu seseorang yang sedang membutuhkan.
4. Membantu dan Berbuat Baik kepada Sesama
Kebaikan kepada orang lain juga dapat bernilai sedekah. Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap kebaikan adalah sedekah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Amalan ini bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membantu orang tua, membawakan barang teman, memberikan tempat duduk, atau membantu seseorang yang sedang kesulitan.
5. Menjaga Lisan
Menjaga ucapan merupakan salah satu bentuk akhlak yang penting bagi seorang muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Contoh sederhananya adalah menghindari gibah, tidak menyebarkan kabar yang belum jelas, serta membiasakan mengucapkan perkataan yang baik dan tidak menyakiti orang lain.
Amalan ringan akan terasa lebih bermakna ketika dilakukan secara konsisten. Tidak perlu langsung menetapkan target yang terlalu berat. Mulailah dari kebiasaan sederhana, seperti membaca beberapa ayat Al-Qur’an setiap hari, berdzikir setelah shalat, menyisihkan sedikit rezeki untuk bersedekah, atau membiasakan diri berkata baik.
Jangan Remehkan Amalan Kecil
Islam mengajarkan bahwa kebaikan sekecil apa pun tetap memiliki nilai di sisi Allah SWT. Berdzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, membantu sesama, dan menjaga lisan merupakan beberapa amalan ringan dengan pahala besar yang dapat kita biasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, jangan menunggu melakukan amalan besar untuk mendapatkan pahala. Mulailah dari hal-hal sederhana yang mampu dilakukan hari ini dan berusahalah untuk istiqamah dalam menjalankannya.
Bagi Sobat SyariHub yang ingin membangun kebiasaan belajar agama secara rutin, prosesnya juga bisa dimulai dari langkah sederhana seperti meluangkan waktu untuk membaca dan memahami Al-Qur’an. Dengan belajar bersama guru bersertifikat dan jadwal yang fleksibel, SyariHub hadir untuk menemani proses tersebut agar lebih terarah dan konsisten.