Mempelajari ilmu tajwid merupakan salah satu cara untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an. Salah satu hukum bacaan yang perlu dipahami adalah idgham mutaqaribain. Hukum ini berkaitan dengan pertemuan dua huruf yang berdekatan makhrajnya. Agar lebih mudah mengenalinya, yuk, pelajari pengertian dan lima contoh idgham mutaqaribain berikut!
Apa Itu Idgham Mutaqaribain?
Idgham mutaqaribain adalah hukum bacaan ketika dua huruf yang berdekatan makhrajnya bertemu, dengan huruf pertama sukun dan huruf kedua berharakat, sehingga huruf pertama dimasukkan ke huruf kedua.
Dalam materi tajwid yang umum dipelajari, contoh utamanya adalah pertemuan huruf lam sukun (لْ) dengan ra (ر) dan qaf sukun (قْ) dengan kaf (ك). Cara membacanya adalah memasukkan huruf pertama ke huruf kedua sesuai kaidah bacaannya. Berikut lima contohnya dalam Al-Qur’an.
1. Surah An-Nisa Ayat 158
Potongan ayat:
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ
Bacaan latin: Bal rafa‘ahullāhu ilaihi.
Pada lafaz بَلْ رَفَعَهُ, terdapat huruf lam sukun (لْ) yang bertemu dengan huruf ra (ر). Pertemuan ini termasuk idgham mutaqaribain.
Cara membacanya: Lam sukun dimasukkan ke huruf ra sehingga terdengar seperti bar rafa‘ahu. Bacaan dilakukan tanpa dengung tambahan.
2. Surah Al-An’am Ayat 147
Potongan ayat:
فَإِنْ كَذَّبُوكَ فَقُلْ رَبُّكُمْ ذُو رَحْمَةٍ وَاسِعَةٍ
Bacaan latin: Fa in kadzdzabūka faqul rabbukum dzū raḥmatin wāsi‘ah.
Pada lafaz فَقُلْ رَبُّكُمْ, huruf lam sukun (لْ) bertemu dengan huruf ra (ر).
Cara membacanya: Lam dimasukkan ke ra sehingga dibaca faqu(r) rabbukum, dengan ra pertama terdengar bertasydid. Tetap perhatikan pelafalan ra agar jelas dan tidak berlebihan.
3. Surah Al-Isra Ayat 24
Potongan ayat:
وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Bacaan latin: Wa qul rabbi irḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.
Pada lafaz وَقُلْ رَبِّ, terdapat pertemuan lam sukun (لْ) dengan ra (ر).
Cara membacanya: Lam dimasukkan ke ra sehingga dibaca wa qur-rabbi. Jangan memisahkan kedua huruf tersebut ketika melafalkannya.
4. Surah Taha Ayat 114
Potongan ayat:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Bacaan latin: Wa qul rabbi zidnī ‘ilmā.
Pada lafaz وَقُلْ رَبِّ, lam sukun kembali bertemu dengan ra. Karena itu, bagian tersebut merupakan contoh idgham mutaqaribain.
Cara membacanya: Lam dilebur ke ra sehingga terdengar wa qur-rabbi. Setelah itu, lanjutkan membaca zidnī ‘ilmā dengan memperhatikan panjang pendek bacaan sesuai kaidah tajwid.
5. Surah Al-Mursalat Ayat 20
Potongan ayat:
أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ
Bacaan latin: Alam nakhluqkum min mā’in mahīn.
Pada lafaz نَخْلُقْكُمْ, huruf qaf sukun (قْ) bertemu dengan huruf kaf (ك). Keduanya memiliki makhraj yang berdekatan sehingga termasuk contoh idgham mutaqaribain dalam bacaan yang umum dipelajari.
Cara membacanya: Qaf sukun dimasukkan ke kaf sehingga kaf dibaca dengan penekanan seperti huruf bertasydid, yaitu nakhlukkum. Perhatikan agar suara qaf tidak dibaca terpisah dari kaf.
Tips Berlatih Idgham Mutaqaribain
Agar lebih mudah mengenali dan menerapkan hukum idgham mutaqaribain, Sobat SyariHub bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Kenali pasangan hurufnya. Pelajari pola lam sukun (لْ) bertemu ra (ر) dan qaf sukun (قْ) bertemu kaf (ك).
- Perhatikan tanda sukun. Pastikan huruf pertama sukun dan huruf berikutnya sesuai dengan pola idgham yang dipelajari.
- Latih pelafalan secara perlahan. Berlatihlah memasukkan huruf pertama ke huruf kedua tanpa memberikan jeda yang tidak diperlukan.
- Dengarkan contoh bacaan yang benar. Simak bacaan guru atau qari untuk membantu mengenali bunyi dan penerapan tajwid.
- Minta koreksi dari guru mengaji. Dengan pendampingan, kesalahan makhraj dan penerapan hukum bacaan dapat diperbaiki secara bertahap.
Yuk, Perbaiki Bacaan Al-Qur’an Bersama SyariHub!
Memahami contoh idgham mutaqaribain dapat membantu kita membaca Al-Qur’an dengan lebih tepat. Namun, mempelajari teori saja belum cukup. Kita juga perlu berlatih agar mampu menerapkan hukum tajwid ketika membaca ayat-ayat Al-Qur’an.
Melalui SyariHub, Sobat SyariHub dapat belajar mengaji secara privat dengan sistem satu murid dan satu guru. Materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari tahsin untuk memperbaiki bacaan, tajwid untuk memahami kaidah membaca Al-Qur’an, hingga tahfidz untuk menghafal ayat. Dengan jadwal yang fleksibel, proses belajar dapat dilakukan secara lebih terarah.
Yuk, mulai perbaiki bacaan Al-Qur’an sedikit demi sedikit bersama SyariHub!