Sobat SyariHub, belajar Al-Qur’an merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan secara bertahap. Tidak harus langsung menguasai banyak surah atau memahami seluruh ilmu Al-Qur’an. Membaca, belajar memperbaiki bacaan, dan memahami isinya juga merupakan bagian dari proses mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Rasulullah SAW juga menjelaskan berbagai keutamaan bagi orang yang mempelajari dan membaca Al-Qur’an. Berikut lima hadis yang menunjukkan keutamaan tersebut.
1. Sebaik-baik Orang adalah yang Belajar dan Mengajarkan Al-Qur’an
Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
(HR. Bukhari No. 5027)
Hadis ini menunjukkan betapa mulianya kegiatan belajar Al-Qur’an. Keutamaannya tidak hanya diberikan kepada orang yang sudah mahir, tetapi juga kepada mereka yang mau belajar dan kemudian mengajarkan ilmu yang telah dipelajarinya.
2. Setiap Huruf Al-Qur’an Mendapatkan Pahala
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا
“Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh.”
(HR. Tirmidzi No. 2910)
Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa Alif Lam Mim bukan dihitung sebagai satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf. Hadis ini menjadi motivasi untuk terus membaca Al-Qur’an meskipun sedikit demi sedikit.
3. Orang yang Kesulitan Membaca Al-Qur’an Tetap Mendapat Keutamaan
Tidak semua orang langsung lancar ketika belajar membaca Al-Qur’an. Ada yang masih terbata-bata dalam mengenali huruf, memperbaiki makhraj, atau menerapkan tajwid.
Kabar baiknya, Rasulullah SAW bersabda:
وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
“Orang yang membaca Al-Qur’an dan terbata-bata ketika membacanya serta merasa kesulitan, baginya dua pahala.”
(HR. Muslim No. 798a)
Hadis ini menunjukkan bahwa kesulitan dalam belajar tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti. Justru, usaha untuk terus belajar memiliki keutamaan tersendiri.
4. Belajar Al-Qur’an Bersama Mendatangkan Ketenangan
Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan berkumpul untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an:
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitab Allah dan mempelajarinya bersama-sama, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang berada di sisi-Nya.”
(HR. Muslim No. 2699a)
Hadis ini menunjukkan bahwa kegiatan mempelajari Al-Qur’an bersama bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu, tetapi juga memiliki keutamaan berupa ketenangan, rahmat, dan dikelilingi para malaikat.
5. Al-Qur’an Menjadi Syafaat bagi Orang yang Membacanya
Rasulullah SAW bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang membacanya.”
(HR. Muslim No. 804a)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan yang tidak hanya dirasakan dalam kehidupan sekarang, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan akhirat.
Mulai Belajar Al-Qur’an dari Sekarang
Lima hadis tersebut menunjukkan bahwa belajar Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan. Mulai dari mendapatkan kedudukan yang mulia, memperoleh pahala setiap huruf, hingga mendapatkan ketenangan dan keutamaan di akhirat.
Karena itu, tidak perlu menunggu sampai merasa sudah mahir untuk mulai belajar. Jika bacaan masih terbata-bata, teruslah berlatih sedikit demi sedikit.
Bagi kamu yang ingin belajar Al-Qur’an secara lebih terarah, SyariHub menyediakan kelas privat dengan sistem satu murid dan satu guru. Materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan belajar.
Yuk, mulai belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an bersama SyariHub!