6 Cara Mengatasi Overthinking Menurut Islam

overthinking dalam Islam

Pernah merasa pikiran terus berputar memikirkan sesuatu, bahkan ketika belum tentu hal tersebut benar-benar terjadi? Kondisi seperti ini sering disebut overthinking. Terlalu banyak memikirkan kemungkinan buruk, kesalahan di masa lalu, atau hal-hal yang belum terjadi dapat membuat hati terasa tidak tenang.

Dalam Islam, seorang Muslim diajarkan untuk berusaha sekaligus menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT. Allah berfirman:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Alā bi dzikrillāhi taṭma’innul-qulūb.

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

(QS. Ar-Ra’d: 28)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ketenangan hati tidak hanya dicari dari keadaan di luar diri, tetapi juga dengan mendekatkan diri kepada Allah. Lantas, apa saja yang bisa dilakukan ketika pikiran mulai dipenuhi kekhawatiran? Yuk, Sobat SyariHub, simak beberapa cara berikut.

1. Perbanyak Dzikir

Ketika pikiran terasa penuh, kita dapat mengalihkan perhatian dengan mengingat Allah. Membaca tasbih, tahmid, takbir, istighfar, atau dzikir lainnya dapat menjadi cara untuk menenangkan hati sekaligus mengingat bahwa kita tidak menghadapi segala sesuatu sendirian.

2. Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an bukan hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga dapat menjadi sumber ketenangan. Luangkan waktu untuk membaca beberapa ayat ketika pikiran mulai terasa berat. Tidak harus dalam jumlah banyak, yang terpenting adalah membacanya secara rutin dan berusaha memahami pesan yang terkandung di dalamnya.

3. Berdoa dan Bertawakal

Tidak semua hal berada dalam kendali kita. Setelah berusaha semaksimal mungkin, kita dapat menyerahkan hasilnya kepada Allah melalui tawakal. Sampaikan kekhawatiran dan harapan kepada Allah melalui doa, lalu percayakan hasil akhirnya kepada-Nya.

Allah SWT berfirman:

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh.

“Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

(QS. At-Talaq: Ayat 3)

4. Berprasangka Baik kepada Allah

Overthinking terkadang membuat kita terus membayangkan kemungkinan buruk. Islam mengajarkan kita untuk tetap memiliki husnuzan atau prasangka baik kepada Allah. Bukan berarti mengabaikan masalah, tetapi percaya bahwa Allah mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

5. Menenangkan Diri dengan sholat

Ketika pikiran terasa penuh dan hati mulai gelisah, jangan langsung larut dalam kekhawatiran. Luangkan waktu untuk sholat dan mendekatkan diri kepada Allah. sholat dapat menjadi momen untuk berhenti sejenak dari berbagai kesibukan, menenangkan pikiran, serta mengingat bahwa segala urusan berada dalam pengetahuan dan kehendak Allah. 

6. Berhenti Terjebak pada Pikiran “Seandainya”

Overthinking juga bisa muncul karena terus memikirkan masa lalu dengan kalimat seperti, “Seandainya waktu itu aku memilih yang lain” atau “Seandainya aku tidak melakukan itu.” Islam mengajarkan kita untuk tidak terus-menerus larut dalam penyesalan. Setelah melakukan kesalahan, kita dapat mengambil pelajaran, memperbaiki apa yang masih bisa diperbaiki, lalu menyerahkan perkara yang telah berlalu kepada Allah. 

Menenangkan Pikiran dengan Mendekat kepada Allah

Mengatasi overthinking bukan berarti semua kekhawatiran akan hilang dalam sekejap. Namun, kita dapat belajar menghadapi pikiran tersebut dengan cara yang lebih baik. Berusaha, berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan bertawakal dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga ketenangan hati.

Bagi Sobat SyariHub yang ingin menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai salah satu kebiasaan untuk lebih dekat kepada Allah, SyariHub menyediakan kelas Al-Qur’an online secara privat dengan sistem 1 murid 1 guru. Pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta, mulai dari membaca Al-Qur’an dari dasar, memperbaiki tajwid dan tahsin, hingga tahfidz dengan jadwal yang fleksibel.

Yuk, perlahan kurangi kekhawatiran yang tidak perlu dan isi hari dengan hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah.

Tertarik belajar bersama SyariHub?

Mulai langkah berkahmu dan mengaji bersama SyariHub!

Syarihub merupakan platform mengaji online yang menyediakan layanan mengaji secara daring. Syarihub juga memberikan informasi mengenai Al-Qur'an dan hal-hal terkait islam melalui sosial media kami.

PRANALA
Tentang Kami
Belajar Mengaji Anak-Anak
Belajar Mengaji Dewasa
IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI
ALAMAT
Jl. Dharmawangsa, Surabaya
© SyariHub.com ngaji online privat