Apa Itu Nun Wiqayah? Kenali Fungsi dan Contohnya

nun wiqayah

Sobat SyariHub, saat membaca Al-Qur’an, pernahkah kamu memperhatikan perubahan bunyi ketika dua kata dibaca secara bersambung? Dalam ilmu tajwid, ada beberapa kaidah yang membantu kita melafalkan setiap kata dengan tepat. Salah satunya adalah nun wiqayah.

Istilah ini mungkin masih terdengar asing bagi sebagian pembaca Al-Qur’an. Padahal, memahami nun wiqayah dapat membantu kita mengenali cara membaca tanwin ketika bertemu dengan hamzah washal. Lalu, apa yang dimaksud dengan nun wiqayah, apa fungsinya, dan bagaimana contoh bacaannya? Yuk, pelajari bersama!

Apa Itu Nun Wiqayah?

Secara bahasa, wiqayah berarti perlindungan atau penjagaan. Dalam pembelajaran tajwid yang umum dikenal di Indonesia, nun wiqayah merujuk pada bunyi nun berharakat kasrah yang dibaca ketika tanwin bertemu dengan hamzah washal dalam bacaan sambung (washal). Istilah ini juga kerap disebut nun iwadh.

Hamzah washal adalah hamzah yang dibaca ketika seseorang memulai suatu kata, tetapi tidak dilafalkan ketika kata tersebut disambungkan dengan kata sebelumnya. Ketika tanwin bertemu dengan hamzah washal, cara membacanya mengalami penyesuaian agar rangkaian bacaan tetap sesuai dengan kaidah yang dipelajari.

Perlu diketahui, istilah nun al-wiqayah juga digunakan dalam ilmu nahwu untuk menyebut nun tambahan sebelum ya mutakallim. Karena itu, konteks pembahasan perlu diperhatikan agar kedua istilah tersebut tidak tertukar.

Fungsi dan Cara Membaca Nun Wiqayah

Fungsi nun wiqayah dalam pembelajaran tajwid adalah membantu menjaga pelafalan bunyi nun dari tanwin ketika bacaan disambungkan dengan kata yang diawali hamzah washal.

Agar lebih mudah memahaminya, Sobat SyariHub dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Perhatikan akhir kata. Kenali kata yang berakhir dengan tanwin, baik fathatain, kasratain, maupun dammatain.
  • Periksa kata berikutnya. Pastikan kata tersebut diawali hamzah washal.
  • Baca secara bersambung. Ketika kedua kata disambungkan, pelafalan tanwin disesuaikan dengan kaidah yang berlaku, termasuk bunyi nun kasrah dalam contoh nun wiqayah.
  • Bedakan waqaf dan washal. Cara membaca ketika berhenti tidak selalu sama dengan ketika bacaan diteruskan.

Dengan memahami langkah tersebut, Sobat SyariHub dapat lebih mudah mengenali pola bacaannya saat berlatih menggunakan mushaf.

Contoh Nun Wiqayah dalam Al-Qur’an

Untuk memahami kaidah ini, kita perlu melihat contoh dalam ayat Al-Qur’an. Berikut beberapa potongan yang dapat dijadikan bahan latihan, dengan catatan pelafalan dan klasifikasinya perlu dicocokkan kembali dengan mushaf serta referensi tajwid yang digunakan.

a. QS. Al-Baqarah ayat 180

Potongan ayat: خَيْرًا الْوَصِيَّةُ

Cara baca ketika disambung: khairanil-washiyyatu.

Pada rangkaian ini, kata خَيْرًا berakhir dengan tanwin, sedangkan kata berikutnya diawali hamzah washal. Ketika dibaca sambung, pelafalannya perlu mengikuti kaidah pertemuan tanwin dengan hamzah washal. Perhatikan bunyi n yang terdengar sebelum melanjutkan bacaan ke kata berikutnya.

b. QS. Al-Kahf ayat 88

Potongan ayat: جَزَاءً الْحُسْنَىٰ

Cara baca ketika disambung: jazā’anil-ḥusnā.

Kata جَزَاءً memiliki tanwin yang bertemu dengan hamzah washal pada kata الْحُسْنَىٰ. Contoh ini dapat digunakan untuk mengamati pelafalan ketika kedua kata dibaca bersambung tanpa berhenti di antaranya.

c. QS. An-Najm ayat 50

Potongan ayat: عَادًا الْأُولَىٰ

Cara baca ketika disambung: ‘ādanil-ūlā.

Pada rangkaian ini, tanwin di akhir kata عَادًا bertemu dengan hamzah washal pada kata berikutnya. Perhatikan cara pelafalannya ketika bacaan diteruskan tanpa berhenti di antara kedua kata.

Saat mempelajari contoh-contoh tersebut, jangan hanya menghafalkan istilahnya. Sobat SyariHub juga perlu mendengarkan contoh bacaan dari guru atau qari yang tepercaya agar dapat memahami penerapan kaidahnya secara langsung.

Yuk, Pelajari Tajwid dengan Lebih Terarah

Nun wiqayah merupakan salah satu pembahasan yang dapat membantu kita memahami kaidah membaca Al-Qur’an secara lebih cermat. Dengan mengenali pengertian, fungsi, dan contoh penerapannya, Sobat SyariHub dapat memperkaya pemahaman tentang tajwid.

Jika ingin memperbaiki bacaan sekaligus mempelajari tajwid secara bertahap, Sobat SyariHub bisa belajar bersama SyariHub. Pembelajaran dilakukan secara privat dengan sistem satu murid dan satu guru, sehingga materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar. Tersedia pula pembelajaran tahsin, tajwid, dan tahfidz dengan jadwal yang fleksibel.

Yuk, luangkan waktu untuk terus berlatih membaca Al-Qur’an agar bacaan semakin baik dan sesuai dengan kaidahnya!

Tertarik belajar bersama SyariHub?

Mulai langkah berkahmu dan mengaji bersama SyariHub!

Syarihub merupakan platform mengaji online yang menyediakan layanan mengaji secara daring. Syarihub juga memberikan informasi mengenai Al-Qur'an dan hal-hal terkait islam melalui sosial media kami.

PRANALA
Tentang Kami
Belajar Mengaji Anak-Anak
Belajar Mengaji Dewasa
IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI
ALAMAT
Jl. Dharmawangsa, Surabaya
© SyariHub.com ngaji online privat