Sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari. Ibadah ini menjadi salah satu amalan yang dianjurkan karena dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, bagi sebagian orang, keinginan untuk melaksanakan tahajud terkadang terhalang oleh rasa bingung mengenai waktu sholat tahajud dan bagaimana tata cara mengerjakannya.
Secara umum, sholat tahajud dilakukan setelah sholat Isya dan setelah seseorang tidur pada malam hari, kemudian bangun untuk melaksanakan sholat. Lantas, kapan waktu terbaik untuk mengerjakannya dan bagaimana tata caranya? Simak penjelasan berikut Sobat SyariHub!
Mengenal sholat Tahajud dan Waktu Terbaik Mengerjakannya
Sholat tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Waktunya dimulai setelah sholat Isya dan berakhir sebelum masuk waktu Subuh. Karena itu, seseorang yang ingin melaksanakan tahajud dapat tidur terlebih dahulu, kemudian bangun pada malam hari untuk mengerjakannya.
Di antara rentang waktu tersebut, sepertiga malam terakhir dikenal sebagai waktu yang utama untuk melaksanakan sholat malam. Waktu ini juga menjadi salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah.
Rasulullah SAW mengajarkan bahwa sholat malam dikerjakan dua rakaat demi dua rakaat. Jika khawatir waktu Subuh segera tiba, sholat dapat ditutup dengan satu rakaat witir. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar.
Tata Cara sholat Tahajud yang Benar
Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Tidur terlebih dahulu, kemudian bangun pada malam hari untuk melaksanakan sholat tahajud.
- Berwudhu dan memastikan diri dalam keadaan suci.
- Membaca niat sholat tahajud dalam hati.
Ushalli sunnatat-tahajjudi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.” - Takbiratul ihram, kemudian melaksanakan sholat seperti biasa dengan membaca Al-Fatihah dan surah setelahnya.
- Melaksanakan rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti dalam sholat pada umumnya.
- Bangkit untuk rakaat kedua dan mengulangi rangkaian sholat hingga selesai.
- Mengakhiri sholat dengan salam setelah menyelesaikan dua rakaat.
- Memperbanyak doa dan istighfar setelah sholat tahajud. Jika ingin, sholat malam dapat dilanjutkan dengan sholat witir.
sholat tahajud dapat dikerjakan dua rakaat demi dua rakaat sesuai kemampuan. Tidak perlu memaksakan jumlah rakaat yang banyak, karena membangun kebiasaan secara bertahap juga merupakan langkah yang baik.
Membiasakan Tahajud dan Mendekatkan Diri kepada Al-Qur’an
Sholat tahajud bukan hanya tentang bangun di tengah malam, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyediakan waktu khusus bersama Allah SWT. Tidak perlu langsung memaksakan diri untuk melakukan banyak rakaat. Membiasakan dua rakaat secara rutin dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan sholat malam.
Kebiasaan beribadah juga dapat dilengkapi dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Bagi Sobat SyariHub yang ingin memperbaiki bacaan Al-Qur’an, SyariHub menyediakan kelas online privat dengan sistem 1 murid 1 guru. Materi dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, mulai dari membaca Al-Qur’an dari dasar, memperbaiki tajwid dan tahsin, hingga tahfidz.
Dengan jadwal yang fleksibel dan pendampingan personal, belajar Al-Qur’an dapat dilakukan secara bertahap dari rumah. Yuk, mulai membiasakan ibadah malam dan semakin dekat dengan Al-Qur’an bersama SyariHub.